• 0733 452739
  • 0733-451604
  • official@rsudsitiaisyah-lubuklinggau.co.id

Jl Lapter Silampari Kel. Air Kuti  Lubuklinggau Timur I 31626
Telp. 0733-451604, IGD : 0733-452739 Fax 0733-452776

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RSUD SITI AISYAH KOTA LUBUKLINGGAU

RSUD Siti Aisyah Gizi Seimbang

Gizi Seimbang

PEDOMAN GIZI SEIMBANG

 

Disampaikan Oleh

TIM PKRS

(PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT)

RSUD SITI AISYAH

KOTA LUBUKLINGGAU

 

 

 

Pedoman Gizi Seimbang telah diimplementasikan di Indonesia sejak tahun 1955. Pedoman tersebut menggantikan slogan “4 Sehat 5 Sempurna” yang telah diperkenalkan sejak tahun 1952 dan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam bidang gizi serta masalah dan tantangan yang dihadapi.


Pedoman Gizi Seimbang baru ini sebagai penyempurnaan pedoman-pedoman yang lama, bila diibaratkan rumah maka ada 4 (empat) pilar prinsip yang harus dipenuhi agar rumah tersebut dapat berdiri, yaitu :

  1. Mengonsumsi makanan beragam,  tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua jenis zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk menjamin pertumbuhan dan mempertahankan kesehatannya, kecuali Air Susu Ibu (ASI) untuk bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan;
  2. Membiasakan perilaku hidup bersih, perilaku hidup bersih sangat terkait dengan prinsip Gizi Seimbang;
  3. Melakukan aktivitas fisik, untuk menyeimbangkan antara pengeluaran energi dan pemasukan zat gizi kedalam tubuh;
  4. Mempertahankan dan memantau Berat Badan (BB) dalam batas normal. Memantauan BB normal merupakan hal yang harus menjadi bagian dari ‘Pola Hidup’ dengan ‘Gizi Seimbang’, sehingga dapat mencegah penyimpangan BB dari BB normal, dan apabila terjadi penyimpangan maka dapat segera dilakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganannya.
     

 

PESAN PUGS
(PEDOMAN UMUM GIZI SEIMBANG)

 

  1. Makanlah Aneka Ragam Makanan. Makanlah makanan yang mengandung nutrisi yang beragam, karena tidak ada bahan makanan yang mengandung semua nutrisi yang diperlukan tubuh.
  2. Makanlah Makanan untuk Memenuhi Kecukupan Energi. Konsumsi makanan harus dapat memenuhi kebutuhan energi harian. Kecukupan kebutuhan energi ditunjukkan dengan berat badan yang normal.
  3. Makanlah Makanan Sumber Karbohidrat, Setengah dari Kebutuhan Energi. Makanan pokok sebaiknya memberikan setengah kebutuhan energi, sisanya dari makanan lain yang mengandung protein dan lemak seperti daging, telor, susu, dsb.
  4. Batasi Konsumsi Lemak dan Minyak sampai Seperempat dari Kecukupan Energi. Konsumsi lemak dan minyak sebaiknya tidak lebih dari seperempat dari kebutuhan energi. Kelebihan lemak dan minyak cenderung disimpan sebagai lemak tubuh.
  5. Gunakan Garam Beryodium. Yodium adalah nutrisi penting bagi tubuh terutama untuk proses metabolisma dan pertumbuhan tubuh. Garam dapur dapat menjadi salah satu sumber utama mineral yodium.
  6. Makanlah Makanan Sumber Zat Besi. Zat besi sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan pembentukan sel-sel darah. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia. Zat besi banyak terdapat dalam sayuran hijau.
  7. Berikan ASI Saja pada Bayi sampai Berumur 6 Bulan.
    ASI adalah makanan terbaik bagi bayi selama empat bulan pertama usia bayi. ASI juga menyediakan imunisasi alami bagi bayi.
  8. Biasakan Makan Pagi. Sarapan sangat penting bagi metabolisma tubuh karena membatasi waktu puasa saat tidur semalaman. Sarapan dapat meningkatkan laju metabolisma sehingga tubuh lebih efektif mengubah makanan menjadi energi dan memberi nutrisi tubuh.
  9. Minum Air Bersih, Aman, dan Cukup Jumlahnya. Air berperan penting dalam tubuh seperti menghidrasi tubuh, membantu fungsi organ, membantu pencernaan, membuang racun, dsb. Oleh karena itu tubuh harus selalu mendapatkan air secara memadai. Air yang diminum harus bersih dan aman dari potensi berbahaya seperti kuman penyakit dan bahan kimia berbahaya.
  10. Lakukan Kegiatan Fisik dan Olahraga Secara Teratur. Aktivitas fisik dan olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan karena dapat melancarkan aliran darah, mengendalikan tekanan darah, mengendalikan glukosa darah, mengendalikan berat badan, mengurangi kolesterol, dan lain sebagainya.
  11. Hindari Minuman Beralkohol. Hindari minum minuman beralkohol. Minuman beralkohol meningkatkan resiko penyakit. Minum alkohol juga dapat merusak mental, sehingga membuat seseorang tidak produktif.
  12. Makanlah Makanan yang Aman bagi Kesehatan. Makanan yang dikonsumsi harus cukup gizi dan aman bagi kesehatan. Makanan bisa menjadi tidak aman dikonsumsi jika mengandung bahan berbahaya yang bisa berasal dari bahan baku, kontaminan, pengawet, pewarna, penyedap rasa, dsb.
  13. Bacalah Label pada Makanan yang Dikemas. Makanan kemasan yang baik mencantumkan label nutrisi yang berisi bahan-bahan dan kandungan nutrisi. Makanan kemasan yang baik juga menetapkan batas kadaluarsa pada kemasan. Memperhatikan label nutrisi makanan kemasan membantu konsumen secara seksama memilih makanan yang sehat dan aman.
Service Lainnya
©2015 RSUD Siti Aisyah All right reserved