• 0733-451604
  • official@rsudsitiaisyah-lubuklinggau.co.id

Jl Lapter Silampari Kel. Air Kuti  Lubuklinggau Timur I 31626
Telp. 0733-451604 Fax 0733-452776

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RSUD SITI AISYAH KOTA LUBUKLINGGAU

Menyosong Penilaian Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012

[23 Mei 2016]

RSUD Siti Aisyah Kota Lubuklinggau pada tahun 2016 ini akan melaksanankan penilaian akreditasi Rumah Sakit Versi 2012, yang Alhamdulillah mendapat DAK Non Fisik TA 2016 sebesar Rp. 403.740.000,- dan ditambah  dengan persediaan dana BLUD Rumah Sakit sendiri. Membentuk Pokja- pokja berdasarkan elemen- elemen penilaian akreditasi dan melakukan persiapan akreditasi secara merata yang terus diawasi oleh Direktur RSUD Siti Aisyah Kota Lubuklinggau secara langsung.

Sebagai bahan pembelajaran agar setiap pihak dapat mengetahui apa itu akreditasi dan kenapa Rumah Sakit harus diakreditasi,  ada baiknya admin menuliskan sedikit artikel tentang akreditasi tersebut:

Defenisi Akreditasi:

  • Akreditasi adalah suatu pengakuan yang diberikan pemerintah kepada Rumah Sakit karena telah memenuhi standar yang ditentukan.

Tujuan Akreditasi :

  1. Mempermudah askes masuknya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
  2. Memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien, masyarakat, lingkungan Rumah Sakit dan Sumber daya manusia rumah sakit.
  3. Meningkatkan mutu dan mempertahankan standar pelayanan Rumah Sakit.
  4. Memberikan keputusan hukum kepada pasien, masyarakat dan sumber daya manusia Rumah Sakit.

Manfaat Akreditasi :

  1. Terbentuknya Budaya mutu dalam memberikan pelayanan kesehatan pada pasien sesuai standar di Rumah Sakit.
  2. Terlindunginya pasien / masuk dari layanan kesehatan yang tidak bermutu.
  3. Sebagai salah satu syarat peningkatkan kelas Rumah Sakit.
  4. Peningkatan kesejahteraan Rumah Sakit.

Nilai- nilai dalam Akreditasi Rumah Sakit :

Akreditasi Versi 2012 terhadap 15 bab/ kelompok kerja ( Pokja ) 323 standar- standar 1218 elemen penilaian ( EP) adalah:

NO

Bab/ Pokja

Standar

Elemen Penilaian

1

Susunan Keselamatan Pasien

6

24

2

Hak Pasien dan Keluarga (HPK)

30

24

3

Pendidikan Pasien dan Keluarga (PPK)

7

28

4

Peningkatan Mutu dan keselamatan pasien (PMKP)

23

88

5

Sasaran melinium Dev. Buals ( MDGs)

3

19

6

Akses pelayanan dan Kontinuitas pelayanan (APK)

23

85

7

Assesment Pasien (AP)ZX F LOJ C ;AEKI597
/ N B B. HFN

44

184

8

Pelayanan Pasien (PP)

22

74

9

Pelayanan Anastesi dan Bidan (PAB)

14

51

10

Manajemen penggunaan Obat (MPO)

21

84

11

Manajemen Komunikasi dan Informas( MKI)

28

109

12

Kualifikasi dan Pendidikan Staf ( KPS)

24

99

13

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

24

83

14

Tata Kelola Kepemimpinan dan Pengolahan (TKP)

27

98

15

Manajemen Fasilitas dan Kesehatan (MFK)

27

92

  • Proses Penilaian Akreditasi  Rumah Sakit meliputi :
  1. Sumber Data
    - Wawancara :

        - Pada Pimpinan Rumah Sakit
        - Pada Staf Rumah Sakit
        - Pada Pasien dan Keluarga (Minimal 4)
  2. Observasi : Fasilitas, Alat, Prosedur Standar, dll.
  3. Kelengkapan dokumen :
    - Kebijakan / SK
    - Pedoman
    - SPO / Protap
    - Buku Pelaksanaan Kerja
    - Program Kerja
    - Laporan Harian
    - Laporan Bulanan, dll

  • Cara Penilaian
  1. Tim penilaian (Surveyor ) akan berada di Rumah Sakit selama ± 3 hari yang terdiri dari 3 orang ( Manajemen, Medis dan Keperawatan).
  2. Pimpinan Rumah Sakit mempersentasekan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien Rumah Sakit.
  3. Dilanjutkan telaah dokumen, telaah rekam medik tertutup dan terbuka serta survey lapangan.
  4. Penilaian laporan ditekankan pada telusuran pasien untuk diwawancarai/ observasi langsung atas pelayanan kesehatan yang telah/sadang/akan diterima pasien.
  5. Dalam waktu yang bersamaan, kelengkapan dokumen akreditasi yang di observas dan ditanyakan pada jajaran staf dan pimpinan Rumah Sakit.
  6. Temuan atas ketidak lengkapan dokumen / kekurangan mutu pelayanan harus diperbaiki saat itu setelah mendapat rekomendasi surveryor.
  7. Telusur lingkungan terhadap fasilitas  Rumah Sakit.
  8. Telusur dps.
  9. Persentasi FMEA, pedoman praktek Klinis/clinical pathways, Risk manajemen dan IKP(Insiden keselamatan pasien).
  10. Wawancara pimpinan.
  11. Exit Conference.
  • Hasil Penilaian :
    Ada 4 kriteria hasil penilaian terhadap EP :
  1. Tercapai penuh ( Skor 10 )
    -
    Melalui wawancara buk pada pasien ? Keluarga dan staf ditemukan jawaban
      “ya” atau “ Selalu” atau dapat menjawab sesuai dengan kontek pertanyaan.
    -
    Melalui observasi dokumen ditemukan menimal 9 dari 10 dokumen yang
      diminta / 90% dokumen lengkap.

    - Melalui observasi bukti pelaksanaan, kurang tindakan sudah 6 nilai minimal 4
      bulan terakhir dari masa penilaian
  2. Tercapai sebagian ( Skor 5 )
    -
    Melalui wawancara baik pada pasien / keluarga dan staf ditemukan jawaban
      “ tidak selalu” atau “ kadang- kadang”.
    -
    Mulai obserpasi dokumen , ditemukan 50 sampai 89 % dokumen yang
      diminta.

    - Bukti dipenuhnya persyaratan hanya dapat dilaksanankan disebagian ranah/
      unit kerja dimana persyaratan harus ada.
    -
    Kebijakan/ prosedur dapat dilaksanankan tetapi tidak dapat dipertahankan.
    -
    Melalui obserpasi  bukti pelaksanaan, kegiatan / tindakan sudah berjalan 1-3
      bulan terakhir dari masa penilaian.
  3. Tidak Tercapainya  (Skor 0)
    - Melalui wawancara baik pada pasien/ keluarga dan staf ditemukan jawaban “jarang”
      atau “ tidak pernah”.
    -
    Melalui observasi dokument, ditemukan < 50% dari dokument yang diminta.
    -
    Bukti dipenuhi persyarata tidak dapat ditemukan diranah / unit kerja dan persyaratan
       harus ada.
    -
    Kebijakan/ proses ditetapkan tetapi tidak dilaksanakan Melalui pbservasi bukti
      pelaksanaan kegiatan/tindakan sudah berjalan hanya ≤1 bulan  dari masa
      penilaian.
  4. Tidak dapat diterapkan
    Sebuah EP dinilai “ tidak dapat diterapkan” jika persyaratan dari EP tidak dapat ditetapkan diRumah Sakit ( Contohnya, Rumah Sakit tidak melakukan riset, tidak ada donasi organ)
    Nilai  skor akan diakumulasikan pada masing- masing standar yang terdapat dalam bab untuk menentukan apakah suatu standar telah mencapai batas yang telah ditentukan.

Ep dinilai dalam skor, sedangkan standar dan bab/ grup dinilai dalam persen (%)

Bagaimana kriteria dan katagori kelulusan Akreditasi diRumah Sakit ?

Bagi Rumah Sakit yang telah lulus akreditasi versi 2012 akan dikatagorikan kedalam 4 tingkatan :

 

Pokja

Pratama

Madya

Utama

Paripurna

SKP

Tiap Rata-rata Grup Mayor dengan ≥ 80%

Tiap Bab Rata- rata Grup Mayor dengan Nilai ≥ 80%

Tiap Bab dan Rata- rata Grup Mayor dg Nilai ≥80%

Tiap BAB dan Rata-rata Grup Mayor dg Nilai ≥80%

HPK

PPK

PMKP

MDGs

tiap BAB dan Rata- rata Grup Minor  dengan nilai≥20%

APK

AP

PP

PAB

Tiap Bab Rata- rata Grup Mayor dengan Nilai ≥ 20%

MPO

MKI

KPS

PPI

Grup MINOR dg Nilai ≥20%

TKP

MFK

Langkah menuju sukses akreditasi :

  1. Komitmen dari semua staf dan pimpinan rumah sakit terhadap akreditasi.
  2. Bekerja sesuai dengan kebijakan, pedoman dan  SPO yang telah ditetapkan.
  3. Senantiasa evaluasi diri untuk mutu pelayanan yang lebih baik.
  4. Utamakan kepentingan dan keselamatan pasien.

 

 

“ Mari Kita Sama2 Bekerja dan Bekerja Bersama-sama untuk RSUD Siti Aisyah Kota Lubuklinggau Terakreditasi Versi 2012”

 

©2015 RSUD Siti Aisyah All right reserved